Home / PROFILE / Fasilitas  » / Asrama Siswa

Asrama Siswa

 

PONDOK PESANTREN BUSTANUL MAKMUR II

Pondok Pesantren Bustanul Makmur II Genteng Banyuwangi adalah pesantren cabang dalam naungan Pendidikan Islam Pesantren (PIP) Bustanul Makmur Kebunrejo Genteng yang khusus untuk menampung anak-anak yatim dan terlantar.

Selayang Pandang

Logo-Bustan-3DPondok Pesantren Bustanul Makmur II Genteng Banyuwangi adalah pesantren cabang dalam naungan Pendidikan Islam Pesantren (PIP) Bustanul Makmur Kebunrejo Genteng yang khusus untuk menampung anak-anak yatim dan terlantar.

Sejak kecil, putra K.H. Djunaidi Asymuni, yaitu Drs. K.H. Saifuddin Zuhri Djunaidi yang akrab dengan panggilan Gus ifud/Ra fuddin, dididik oleh abah beliau menjadi seorang pemimpin yang selalu loyal terhadap pesantren. Akhlaqul Karimah selalu ditanam dan keilmuannya selalu di gembleng supaya menjadi penerus perjuangan pesantren.

Suatu saat, K.H. Saifuddin Zuhri mendapat pesan dari sang ayah untuk mengamalkan Shalawat Badawi yang diantara kegunaannya adalah dapat bermimpi bertemu dengan Rasulullah SAW.

Bacaan Shalawat tersebut beliau amalkan dengan istiqomah. Ternyata benar, tak lama kemudian beliau bermimpi bertemu dengan Rasulullah SAW.

Dalam mimpinya, beliau duduk dipinggir jalan, dan ketika itu beliau dihampiri oleh seorang tua berjubah putih, dia bilang kalau ada Nabi Muhammad SAW telah datang di Cangaan (sebuah dusun di Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi). Mulanya beliau sempat tidak percaya, bahkan sampai 3 kali orang tua berjubah putih itu muncul dalam mimpi seraya mengajak beliau untuk bangkit dan bergabung. Bersamaan dengan ajakan tersebut, terdengarlah suara banyak orang mengumandangkan sholawat atas Ar-Rasul SAW, beliaupun menjadi sangat yakin dan segera mendatangi sumber suara sholawat-an tersebut.

Ternyata benar, terlihat ada iring-iringan bak karnafal, dimana barisan yang terdepan adalah seorang berjubah hijau yang sedang dipayungi. Setelah ditanya, suara para jamaah dengan salinh bersahutan “ dia adalah Nabi Muhammad SAW”. Lalu K.H. Saifuddin Zuhri segera mendekat dan bersalaman dengan orang berjubah hijau tersebut seraya berkata “ urus anak-anak yang di belakang barisan saya, itu semua anak-anak yatim ”.

Dari mimpi tersebut terbukti kebenarannya dimana setiap beliau punya keinginan sesulit apapun, selalu dikabulkan dan diberikan jalan oleh Allah SWT. Akhirnya, suatu saat pernah beliau mengaji kitab Mukhtarul Ahadist An-Nabawiyah (berisi kumpulan hadits-hadits pilihan) tepatnya dibulan Ramadhan, beliau membaca sebuah hadits yang dengan fadhilah-fadhilah (keutamaan)nya mendukung atas perwujudan wadah yang menampung, ngopeni anak-anak yatim, Sampai akhirnya tercapaylah hajat berdirinya SMP Bustanul Makmur saat ini (Masyarakat menyebutnya dengan SMP Unggulan)

………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………

tugu-asramaPada tahun 1990 adalah Darul Aitam Ash-Sholihah resmi didirikan, kata “Darul Aitam” adalah bahasa Arab yang berasal dari kata “Dar” yang artinya rumah, sedangkan lafadz “aitam” adalah bentuk jamak dari kata “yatim” yang artinya anak-anak yatim. Nama “Ash-Sholihah“ sengaja untuk mengabadikan nama ibunda beliau Nyai Hajjah Sholihah, istri Pendiri dan Pengasuh pertama K.H. Djunaidi Asymuni, yang dengan segenap ke-ibu-an dan perjuangannya turut andil besar dalam keberhasilan mendidik putra-putrinya menjadi figur-figur pemimpin umat.

Pada tahun 1995, K.H. Saifuddin Zuhri mendapat infaq berupa sebidang tanah di daerah Sumberbening, dusun Kaliputih, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng (+2,5 km dari pondok induk kebunrejo). Walau sedikit demi sedikit mulailah proses pembangunan pemondokan-pemondokan sederhana, dan bak gayung bersambut, Allah SWT memberi jalan sampainya amal jariyah kepada Darul Aitam Ash-Sholihah, bantuan para dermawan Arab Saudi melaui Habib bin Syeikh Abu Bakar berupa musholla, kiprah Darul Aitam Ash-Sholihahpun jadi terwujud.

Demikian pula dengan para donatur lokal dan para simpatisan, yang berkenan menyisihkan sebagian rizkinya untuk pengembangan lembaga, sehingga proses membesarkan pesantrenpun terus dilanjutkan tanpa kenal lelah dan kata henti, secara berkala fasilitaspun juga menjadi bahan perhatian demi terwujudnya pesantren yang ideal menurut versi modern, diharapkan para santri dapat lebih enjoy belajar dan siap pintar. Walaupun demikian bukan berarti tak ada kendala, faktor alampun juga sempat menjadi problem vital yaitu sumber air yang tidak bening mengandung besi (ferrum).

Pada tahun 1997 Darul aitam Ash-Sholihah secara sah diberi amanah dengan mendapatkan Surat Izin Beroperasi dari Kantor Wilayah Departemen Sosial Provinsi Jawa Timur Nomor 504/STP/ORSOS IX/1997 tertanggal 24 September 1997, Badan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial Provinsi Jawa Timur (BKKKS) Nomor 126/F .1/BKBS/IX/1997 tertanggal 29 September 1997, Dinas Sosial Kabupaten Banyuwangi Nomor 465/193/111.041/2000 tertanggal 27 Juni 2000, dan Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial Kabupaten Banyuwangi (KKKS) Nomor 11/KKKS/VII/1996. Pada waktu itu masih ada beberapa santri saja, ironisnya rata-rata santri tersebut datang dari jauh, seperti Kediri, Cirebon, Jawa Tengah dan lain sebagainya. Entah dari mana mereka dapat informasi bahwa di PP. Bustanul Makmur Genteng sudah ada lembaga Darul Aitam.

KEGIATAN HARIAN/MINGGUAN Pondok Pesantren Bustanul Makmur II Genteng, Banyuwangi

Kegiatan Harian

NO PUKUL

JENIS KEGIATAN

1

03.00-04.00

Bangun (dianjurkan mandi), Sholat Tahajud, Istigotsah

2

04.00-04.30

Sholat Shubuh Berjamaah

3

04.30-05.45

Pengajian Diniyah

4

05.30-06.00

Makan Pagi+Mufrodat/Vocab, Bersih-bersih kamar/asrama, Mandi, Persiapan berangkat sekolah

5

07.00-16.00

Pembelajaran ke-ilmu-an, Sholat Dhuha, Dzuhur, Ashar berjamaah (dilakukan disekolah)

6

16.00-17.00

Istirahat, bersih-bersih kamar/asrama, olahraga, mandi, persiapan maghrib

7

17.00-18.00

Sholat maghrib berjamaah

8

18.00-20.30

Pengajian Diniyah, Study Club

9

20.30-03.00

Istirahat

Kegiatan Mingguan

NO

HARI

PUKUL

JENIS KEGIATAN

KET

1

Jum’at

18.00-20.00

Lailatut Tholibin Materi:

  1. Pembelajaran Master of ceremony ( MC )
  2. Bimbingan Qiroat
  3. Pembelajaran sholawat nabi
  4. Bimbingan khutbah dan bilal
  5. Pembelajaran pidato
  6. Bimbingan tahlill
  7. Pembelajaran teater
  8. Pembelajaran hadrah
Kegiatan Kemasyarakatan

2

Ahad

07.00- 08.30

Pengkajian Nilai Dasar Islam ( PNDI), materi yang diajarkan :

  1. Pengetahuan islam global
  2. Fiqih
  3. Akhlaq
  4. Risalatul Mahidh (tentang datang bulan) bagi santri putri
  5. Diskusi Islam

Pemateri:

  1. KH. Drs. Saifuddin Zuhri
  2. Ny. Hj. Munawaroh
  3. Ny. Hj. Nur Kholisah
  4. Ust. Imamuddin, S.Pd.I
  5. Ust. Yudi Siswanto
  6. Ustdz. Nur Hidayah
Disajikan bagi santri yang tidak pulang dihari ahad.

Moh Nur Wahid : 0822-4772-8753