WWW.SMPBUSTANULMAKMUR.SCH.ID – Sebagai sekolah yang bernaung dalam lingkungan pesantren, SMP Bustanul Makmur berkomitmen penuh membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual. Salah satu bentuk komitmen tersebut adalah melalui pengajian mukhtarul ahadits yang dilaksanakan rutin setiap Jumat pagi setelah sholat dhuha berjamaah di Masjid UM Dua.
Pengajian ini menjadi bagian penting dari serangkaian pembiasaan keagamaan yang telah terstruktur dalam budaya sekolah. Kegiatan ini dipandu langsung oleh Tim Agama SMP Bustanul Makmur, yang terdiri dari para guru Pendidikan Agama Islam dan ustadz pembina yang kompeten di bidangnya.
Bagian dari Tradisi Harian Berbasis Pesantren
Tidak hanya pada hari Jumat, pembiasaan keagamaan di SMP Bustanul Makmur dilaksanakan setiap hari secara konsisten. Beberapa kegiatan rutin yang telah menjadi budaya sekolah antara lain:
- Tadarus Al-Qur’an setiap pagi sebelum pelajaran dimulai
- Tahlil dan Istighosah bersama sebagai penguat spiritual
- Sholat dhuha, dhuhur, dan ashar berjamaah di masjid sekolah
- Kegiatan doa bersama dan kultum (kuliah tujuh menit) di hari-hari tertentu
Kehadiran pengajian mukhtarul ahadits menambah warna dalam rangkaian tersebut, dengan fokus khusus pada pemahaman hadits-hadits pilihan dari Rasulullah SAW yang relevan dengan kehidupan remaja muslim masa kini.


Tumbuhkan Nilai-nilai Akhlak Mulia Siswa dari Hadits Rasulullah
Pengajian mukhtarul ahadits tidak hanya menjadi rutinitas simbolik, tetapi memiliki sejumlah tujuan pendidikan yang mendalam, antara lain:
- Menanamkan nilai-nilai akhlak mulia dari hadits-hadits Rasulullah SAW
- Membentuk karakter religius siswa sebagai bekal kehidupan
- Membiasakan siswa untuk memahami dan mengamalkan ajaran Islam secara menyeluruh
- Menumbuhkan budaya literasi keislaman, khususnya dalam memahami teks-teks keagamaan klasik
Kepala SMP Bustanul Makmur, Ust. H. Imamuddin, M.Pd.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi besar sekolah dalam membangun sinergi antara ilmu pengetahuan dan keimanan.
“Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya menghasilkan lulusan yang unggul dalam akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai spiritual. Pengajian Mukhtarul Ahadits adalah salah satu pondasinya,” ujar beliau.
Sementara itu, Tim Agama SMP Bustanul Makmur juga menyampaikan harapan besar terhadap keberlangsungan kegiatan ini.
“Kami berharap anak-anak bisa tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya tahu isi hadits, tetapi mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai seperti jujur, tanggung jawab, menghormati orang tua dan guru, itu semua sangat ditekankan dalam hadits. Dan kami ingin itu menjadi karakter utama siswa SMP Bustanul Makmur,” ungkap salah satu anggota tim agama, Ustaz M. Hasan Abdillah, S.Sos.
Tim Agama juga berkomitmen untuk terus mengembangkan metode penyampaian agar materi hadits lebih aplikatif, komunikatif, dan menyenangkan bagi para siswa.
Dengan pengajian mukhtarul ahadits dan pembiasaan keagamaan lainnya, SMP Bustanul Makmur terus melangkah dalam mewujudkan generasi Qur’ani yang unggul dalam iman, ilmu, dan akhlak.